Perbedaan Stiker Die Cut VS Kiss Cut

Stiker adalah media atau bahan cetak yang permintaannya sangat tinggi. Tidak mengherankan, sebab fungsi stiker yang bisa bermacam-macam, misalnya sebagai label produk, aksesoris, dsb. Jika bentuk stikernya sederhana, hanya berupa kotak atau persegi, biasanya stiker cukup dipotong manual memakai cutter, gunting, atau mesin potong biasa. Namun, jika stiker perlu dipotong mengikuti suatu pola tertentu, diperlukan alat khusus seperti mesin cutting plotter. Dalam pemotongan stiker, terdapat istilah kiss cut dan juga die cut yang merujuk pada hasil potongnya. Lantas. apakah pengertian dan perbedaan stiker die cut vs kiss cut? Simak penjelasannya di bawah ini.

stiker die cut vs kiss cut, stiker cutting, stiker print and cut, cetak stiker

Perbedaan Stiker Die Cut VS Kiss Cut

Stiker Die Cut (Potong Putus)

Stiker die cut dipotong mengikuti bentuk gambar/ desain stiker. Sehingga, kertas pelapis bagian belakangnya (backing) berbentuk persis seperti pola stiker. Karena dipotong putus, pada akhirnya jumlah stiker die cut akan terhitung satuan.

Stiker Kiss Cut (Potong Separuh Putus)

Seperti halnya stiker die cut, stiker kiss cut pun bisa dipotong mengikuti pola desain/ gambar. Tetapi, bagian pelapis belakangnya (backing) memiliki area lebihan. Stiker kiss cut bisa dibiarkan dalam bentuk lembaran besar, atau dipotongi lagi dalam bentuk satuan seperti gambar ilustrasi di atas.

stiker die cut vs kiss cut

Mana yang Lebih Bagus Antara Die Cut VS Kiss Cut?

Jawabannya: tidak ada yang lebih bagus. Yang lebih tepat adalah mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari hasil kualitas cetak, antara die cut dengan kiss cut boleh dibilang sama. Namun, tetap terdapat perbedaan karakter untuk dipertimbangkan terkait metode mana yang akan Anda pilih.

Metode die cut (potong putus) cocok untuk Anda yang memanfaatkan stiker sebagai media promosi atau aksesoris, karena stiker die cut bisa dibagikan satuan per stiker. Namun, karena stiker die cut dipotong menggunakan mesin plong kertas yang menggunakan pisau, bentuk potongannya tak bisa terlalu rumit dengan detail yang terlalu kecil, karena rawan rusak/ sobek.

Sementara itu, kiss cut bisa digunakan untuk pola-pola yang lebih rumit. Selain karena menggunakan mesin cutting plotter yang otomatis, adanya lebihan area backing pada stiker memberikan kekuatan lebih yang membuat stiker tidak mudah robek sebelum dipasang. Selain itu, kiss cut cocok untuk produksi stiker massal untuk label produk. Karena stiker label untuk produk biasanya tak harus dipotong satuan seperti halnya stiker die cut, cukup dibuat dalam bentuk lembaran sebelum akhirnya ditempel manual oleh karyawan pada proses produksi.

Itulah tadi perbedaan antara stiker die cut vs kiss cut. Percayakan kebutuhan cetak stiker Anda pada Pixel Print yang menawarkan hasil cetak terjamin dengan harga terjangkau.

WhatsApp WhatsApp Kami